Laman

Kamis, 25 November 2010

8 Tanda Anda Sudah Sehat!

KOMPAS.com — Ketika pergi ke rumah sakit, biasanya dokter akan mengeluarkan alat ukur. Mulai dari pengukur tekanan darah, detak jantung, sampai kadar gula. Dalam kondisi tertentu, dokter juga kerap memastikan kesehatan seseorang lewat berbagai tes di laboratorium.

Pada dasarnya ada angka atau patokan yang harus kita ingat dalam urusan kesehatan. Artinya, kita harus tahu berapa angka tekanan darah yang normal atau kadar kolesterol. Dengan tahu angka-angka ini, kita bisa menjaga diri sehingga tak perlu sampai kebablasan dan menanggung akibat yang jauh dari menyenangkan. Menurut para pakar, setidaknya Anda perlu mendapatkan delapan angka penting ini. Silakan dibaca dan dicamkan selalu!

1. Tekanan darah: 120/80
Menurut dr Arthur Tan, spesialis jantung dari Gleneagles Hospital, darah tinggi berpotensi menjadi pembunuh nomor satu di dunia di tahun 2020. Darah tinggi sering menyerang tanpa gejala. Oleh sebab itu, pemeriksaan tekanan darah rutin wajib hukumnya. Lakukan sebulan sekali dengan alat ukur digital pribadi, atau setahun dua kali oleh dokter.

Pastikan tekanan darah tidak lebih dari 120/80 mmhg. ”Paling tidak 10 di atas atau di bawah 120/80. Lebih atau kurang dari itu harus mendapat perawatan dokter,” jelas dr Wiwin Ristanto SpB, spesialis bedah dan kewanitaan RS Onkologi Surabaya.

2. Kolesterol: 2 banding 1
Menurut dr Johanes Chandrawinata, MND, SpGK, spesialis gizi klinis dari RS Melinda Bandung, apabila kadar kolesterol total kita di atas 200 mg/dL, itu disebut tinggi. Yang normal adalah jika di bawah 200 mg/dL. Dengan perhitungan, LDL (kolesterol buruk) di bawah 100 mg/dL dan HDL (kolesterol baik) di atas 45 mg/dL.

Singkatnya, perbandingan antara LDL dan HDL adalah 2:1. Semakin tinggi kadar HDL, semakin tinggi pula perlindungan terhadap penyakit jantung koroner.

3. Lingkar pinggang: kurang dari 80 cm
Bagi wanita dewasa, ukuran lingkar pinggang sebaiknya tak lebih dari 80 cm. Kalau di atas itu, artinya di bawah perut ada tumpukan lemak yang tak diperlukan, dan membuat kita kelebihan berat badan. Ada dua jenis penumpukan lemak di area perut: di bawah kulit dan di dalam organ. ”Yang berbahaya adalah jenis kedua karena dapat mempertinggi risiko diabetes tipe-2, hipertensi, fatty liver, stroke, dan penyakit jantung koroner,” tutur dr Johanes.

4. Inflamasi: di bawah 10.000
Inflamasi terjadi pada tubuh kita saat mengalami peradangan. Kita bisa mengetahui tingkat peradangan tubuh dengan mengukur kadar C-reactive protein (CRP) yang diproduksi oleh liver dan merupakan bagian dari sistem pertahanan tubuh.

Menurut dr Wiwin, CRP yang normal adalah di bawah 10.000. Ini artinya, risiko kita mendapat gangguan jantung rendah. Tingkat peradangan di atas 15.000 harus diterapi dan dicari sumbernya karena mungkin ada penyakit terpendam. Misalnya, gangguan sistem imunitas.

5. Vitamin D: minimal 30
Kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko gangguan hati, multiple sclerosis, gangguan imunitas, dan osteoporosis. Risiko osteoporosis ditentukan oleh gaya hidup, jenis kelamin, dan usia. Wanita lebih rentan mengalami kerapuhan tulang dibanding pria. Risiko bertambah ketika memasuki usia menopause.

Kita bisa mencegah osteoporosis dengan menabung kalsium sejak dini. Supaya penyerapan kalsium maksimal, tubuh kita perlu vitamin D. Demikian info dari National Institute of Health. Untuk mengetahui berapa kadar vitamin D kita, lakukanlah tes darah. Kadar vitamin D per hari yang direkomendasikan adalah lebih dari 30.

6. Gula darah: kurang dari 140
The Western Pacific Declaration on Diabetes menyebutkan, diabetes melitus (bukan turunan) sudah menjangkiti remaja dan anak-anak. Faktor penyebab utamanya adalah kegemukan. Semakin banyak jaringan lemak (terutama di perut), semakin resistan otot dan sel terhadap insulin. Dengan kata lain, kegemukan dapat menghambat kerja insulin sehingga gula darah naik.

Jadi, kita harus selalu menjaga agar kadar gula darah tetap normal. Masih menurut dr Johanes, tinggi atau rendahnya kadar gula darah tergantung pada kondisi kita saat diperiksa. Kadar gula darah normal setelah berpuasa selama 6-8 jam, adalah 70-100 mg/dL, sedangkan kadar gula darah 2 jam setelah makan yang normal adalah di bawah 140 mg/dL.

7. Kepadatan tulang: -2,5
Untuk mengetahui seberapa padat tulang kita, lakukan tes kepadatan tulang atau bone mass density (BMD). Dr Michael Triangto, SpOK, dari Slim+Health Sports Therapy mengatakan bahwa batasan osteoporosis adalah T-score -2,5. Jika nilainya lebih dari -2,5, berarti termasuk osteoporosis. Jika kurang, artinya osteopenia (sebelum masuk osteoporosis). Tes kepadatan tulang dianjurkan bagi wanita menopause, pernah patah tulang, punya riwayat keluarga osteoporosis, dan berstruktur tulang belakang tidak normal.

8. Denyut jantung istirahat: 60-80
Sehat atau tidaknya kondisi fisik kita bisa juga ditandai dengan denyut jantung saat istirahat (resting heart rate). Paling baik mengukur denyut jantung istirahat adalah ketika baru bangun tidur.

Caranya, tekan nadi di pergelangan tangan atau di leher di bawah rahang dengan jari telunjuk. Hitung denyutnya selama 15 detik, lalu hasilnya kalikan 4. Kata dr Wiwin, denyut jantung istirahat yang normal bagi wanita dewasa adalah 60-80 per menit. Jika denyut jantung istirahat seseorang melebihi batas, berarti jantungnya bekerja terlalu keras sehingga lebih berisiko mengalami serangan jantung atau stroke.

click to enlarge

(Prevention Indonesia/Lily Turangan)

Selasa, 16 November 2010

7 Pertimbangan Sebelum Operasi Caesar

KOMPAS.com - Banyak calon ibu yang saat ini memilih menjalani operasi Caesar untuk persalinannya, meskipun tidak mengalami problem selama kehamilan. Alasannya, sebagian karena takut sakit bisa harus melahirkan secara normal, sebagian lain karena menyesuaikan jadwal dokternya, dan sisanya agar dapat memilih tanggal cantik untuk kelahiran bayinya.
Padahal, operasi Caesar bukanlah prosedur main-main. Ada banyak risiko yang harus Anda terima ketika Anda menjalani prosedur ini. Karena itu, sebelum Anda memutuskan untuk menjalani operasi Caesar, pertimbangkan tujuh hal di bawah ini.

1. Caesar adalah operasi besar
Banyak orang mengira operasi Caesar adalah prosedur sederhana yang tidak memiliki faktor risiko yang besar. Padahal, persalinan secara Caesar membawa banyak risiko, dari infeksi, mengurangi fungsi usus, meningkatnya risiko hysterektomi, hingga gangguan berkemih akibat kerusakan kandung kemih.

2. Waktu pemulihannya lebih lama
Operasi Caesar juga sering digambarkan sebagai pilihan termudah. Namun, penyembuhan luka operasi dan rahim akan memakan waktu lebih lama ketimbang persalinan normal yang pemulihannya hanya butuh 6 minggu. Dalam beberapa minggu setelah persalinan, perempuan yang menjalani persalinan secara pembedahan sering merasakan ketidaknyamanan, nyeri, bahkan harus mengonsumsi obat-obatan pereda rasa sakit.

3. Waktu persalinannya tidak tepat
Hasil studi menunjukkan bahwa operasi Caesar yang dilakukan sebelum kehamilan 39 minggu bisa meningkatkan risiko kelahiran bayi prematur, dikarenakan ketidakakuratan dalam memprediksi tanggal kelahiran. Bayi yang dilahirkan pada usia kehamilan 37 minggu dua kali lipat menyebabkan komplikasi ketimbang mereka yang dilahirkan setelah kehamilan 39 minggu.

4. Bayi mengalami kesulitan bernafas
Sebuah studi yang digelar oleh The American Academy of Family Physicians tahun 2007 menunjukkan adanya peningkatan risiko kesulitan bernafas dan masa rawat lebih lama bagi bayi yang dilahirkan melalui operasi Caesar. Hal ini membuktikan bahwa dalam banyak kasus, bayi-bayi ini kemungkinan belum siap untuk lahir, dan hal itulah yang meningkatkan kecenderungan masalah pernafasan.

5. Meningkatnya masalah plasenta
Ibu yang pernah melahirkan secara Caesar akan meningkatkan risiko masalah plasenta pada kehamilan berikutnya. Salah satu kondisi paling berbahaya dalam masalah ini adalah Placenta Acretta. Saat itu, plasenta tumbuh ke dalam dinding rahim sehingga sering membutuhkan operasi histerektomi. Risiko ini meningkat dari 0,6 persen pada Caesar kedua, 2,1 persen pada Caesar ketiga, dan meningkat dengan setiap prosedur Caesar sesudahnya.

6. Lebih sedikit bakteri baik
Ketika Anda melahirkan secara normal, bayi akan terpapar bakteri baik yang hidup di dalam vagina Anda. Paparan terhadap bakteri ini merupakan proses penting dalam membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh si bayi. Sementara, bayi yang lahir secara pembedahan hanya terpapar sedikit bakteri baik yang ditemukan di rumah sakit dan pada kulit ibunya. Yang perlu diperhatikan justru adanya sisa infeksi bakteri staphylococcus dan Streptococcus pneumoniae, yang bisa menyebabkan pneumonia.

7. Bisa menyelamatkan nyawa bayi
Ketika kehamilan Anda mengalami masalah, operasi Caesar kadang-kadang diperlukan secara medis. Prosedur ini bahkan bisa menyelamatkan nyawa ibu dan bayinya. Kondisi yang membutuhkan prosedur Caesar antara lain placenta previa (plasenta menutup jalan lahir), cord prolapse (tali pusat mendahului bayi keluar dari rahim), dan bayi mengalami kesulitan untuk lahir.

Minggu, 14 November 2010

Rabu, 10 November 2010

can't

When you miss someone so much
you can't even think of anything else.
Rite?!!!lebayy dehh.. :D

Selasa, 09 November 2010

isn't it?

It takes a special person
to make you cry
then laugh with tears
in your eyes
when you think about them.
It's love, isn't it?

....

Capek hati ..
Sll terulang ..
Kenapa?
Ayo na lebih sabar lagi yaa..
Ina pasti bisa..

:)

Minggu, 07 November 2010

dapatkah?

Terlukis kata dri sebuah perasaan hati
Menggambarkan smua rasa
yang ada..
Dapatkah kamu membacanya,tanpa harus kukatakan..
Tercurah tangis di pipi..
Sebagai arti,entah itu dari kesedihan..
Ataupun itu kebahagiaan..
Dapatkah kau merasakannya?
Dapatkah kau menerimanya..,?
Sayangku..

Kamis, 04 November 2010

haruskah ada kata perceraian?

Semua pasangan pasti menginginkan pernikahannya bahagia dan langgeng seumur

hidup. Namun kenyataannya setelah beberapa tahun menikah, nampaknya semua

harapan tersebut hancur berantakan dan perceraian pun berada di ambang mata.

Yang lebih membingungkan, Anda sendiri mungkin tidak tahu apa alasan sebenarnya

yang menjadikan kehidupan perkawinan Anda tersebut hancur berantakan.

Saat Anda mencoba untuk menyembuhkan rasa sakit hati dan menentukan apa yang

harus dilakukan, mungkin Anda melihat perceraian sebagai jalan keluar yang

tepat. Jalan tersebut mungkin Anda ambil setelah berpikir segala macam hal

seperti "Anda menikah dengan orang yang salah", "Anda merasa terlalu muda saat

menikah", "Anda tidak pernah benar-benar mencintai pasangan Anda", "Pasangan

Anda kurang komunikasi", maupun alasan-alasan lainnya yang membuat Anda merasa

tidak ada jalan lain lagi.

Namun hati-hati, jangan sampai Anda mengambil keputusan saat sedang berada dalam

pikiran yang kalut atau emosi, karena bisa jadi Anda akan menyesalinya kemudian

hari nanti. Sebelum mengambil keputusan yang sangat penting bagi Anda dan

seluruh keluarga, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut agar Anda tidak salah

mengambil langkah dan siap menghadapi tantangan hidup pasca perceraian.

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa sebenarnya pernikahan yang berakhir

dengan perceraian umumnya memiliki tingkat kebahagiaan dan konflik yang

menengah, dengan skala 6 dari 10. Dengan kata lain, secara fisik maupun

emosional sebenarnya cukup layak untuk dipertahankan asalkan dapat meningkatkan

kualitas pernikahan mereka dengan mengubah beberapa hal yang kecil dan mendasar,

serta mengusahakannya bersama-sama.

Harapan hidup pada orang-orang yang bercerai lebih rendah dibandingkan dengan

orang-orang yang melajang maupun yang telah menikah. Justru orang-orang yang

berada dalam ikatan pernikahan mempunyai harapan hidup yang paling panjang.

Penelitian lain mengungkapkan bahwa pasangan yang sebenarnya tidak senang dengan

kehidupan perkawinannya saat ini, cenderung akan mendapatkan kebahagiaan dalam

waktu lima tahun mendatang dibandingkan dengan kesedihan yang mereka dapatkan

jika melakukan perceraian.

Perceraian ternyata berdampak buruk pada kesehatan, baik fisik maupun mental.

Orang-orang yang didiagnosis kanker lebih mungkin pulih saat mereka masih

menikah dibandingkan jika mereka bercerai. Selain itu biasanya pasangan yang

bercerai mengalami penurunan mental seperti depresi, penerimaan diri,

menghambat pengembangan kepribadian serta merusak hubungan positif dengan orang

lain, terutama pada wanita. Hal ini menunjukkan bahwa trauma emosional pasca

perceraian memiliki dampak pada kesehatan tubuh juga mental.

Seringkali perceraian dianggap sebagai jalan untuk mengakhiri pertempuran dan

membereskan masalah, serta menjadikan pernikahan berikutnya sebagai obat

penyembuh luka. Namun ternyata hal tersebut tidak selamanya benar, karena

pernikahan berikutnya yang dilakukan setelah perceraian memiliki resiko yang

lebih tinggi untuk bercerai dibandingkan pernikahan pertama. Faktor-faktor yang

menyebabkan perceraian pertama akan terus menghantui pada pernikahan berikutnya,

sehingga nantinya Anda akan berusaha untuk menghindar dan seolah dikejar-kejar

oleh hal-hal tersebut.

Perceraian juga akan menyebabkan hubungan yang buruk antara orangtua dan anak.

Namun yang lebih mengkhawatirkan lagi, anak-anak dari keluarga broken home

lebih banyak yang memiliki kelakuan menyimpang dan berpotensi menjadi kriminal

karena kehilangan salah satu sosok orangtua, baik ayah maupun ibu. Selain itu,

mereka juga biasanya terpuruk dalam hal akademis di sekolah dan tertinggal dari

teman-temannya yang berasal dari keluarga harmonis.

sumber :

http://travelerguideandlifestyle.blogspot.com/2010/08/haruskah-ada-kata-perceraian.html

Salam-

everyday i luv u :*

Seperti inilah cinta..
Tergantung bagaimana cara seseorang memaknainya
Tergantung bagaimana cara kita menyikapinya
Sungguh ajaib
Kali ini sungguh banyak skali ujian dan kesabaran..
Apa ini karma?karna dulu aku pernah nyuekin,jutekin ..
Skrg malah aku yg sperti ini...Sampai kadang,,aku hrs ngusap2 dada,,tepuk dahi *bukan tepuk nyamuk,,geleng2 *bukan lg dugem yahh.. ,,kesel bin sebel pake bumbu ngedumel,,sama smua sikap ajaib sayangku ini..hihihihihi..
Sayaang sayaang..*laughing..
Ini caramu atau ini caraku atau ini cara kita..
Untuk saling mengenal,u saling mengerti,,untuk saling memahami..
Sungguh unik rasanya..
Jika kita menyikapi smuanya dengan sisi yg positif,,dengan bersabar,,dengan tulus...
Inilah sdkt perjalanan ,bumbu, dan warna warni kisah kami..
Dan aku cm bs bilang.. -everyday I luv u- :*

Rabu, 03 November 2010

semoga lancar seterusnya..

Luv today' tadaaa didaa didduu..
Hari ini dikasih surprise menggemberikan..
Yahh walopun bru setengah perjalanan..
pinca+kasi ud kasih izin..melalui surat ke hcd + cabang tujuan..
G nyangka..
Alhamdulilahh alhamdulilahh..
Kasi bilang ' na aku udah gda peer lagi ya !! (Makasih bnyk pak :)
Terimakasih karena sll mendekatkanku dengan org2 yg baik dan lingkungan yg baik..
Senengnyaa hari ini.. Mmm gmn selanjutnya?smg sbntr lagi ad jawabannya dan..
semoga lancar seterusnyaa..
Amin :)

Senin, 01 November 2010

pernahkah?

Pernahkah kau merasa sedih..?
Rasanya seperti kehilangan sesuatu yg paling berharga dari hidupmu?
Kamu g bs merasakan apapun,kehilangan smua rasa,g enak makan,gbs berfikir,bertingkah aneh,ketakutan,,dan terus menangis..
Pernahkah kau merasa seperti itu kawan?
Kehilangan semangat,kehilangan keceriaan,ataupun kehilangan senyuman..kehilangan sinar yg mnerangi hari dan jiwamu untuk ttp menjalani hari2 gelapmu,,perassaan yg sll membuatmu bersemangat..rasanya tidak mengenakkan bukan?..
Dan pernahkah kau merasakan sesuatu,seperti takut kehilangan,,ataupun takut ditinggalkan seseorang yg kamu sayangi?sesorang yg kamu cintai lebih dari apapun?seseorang yg sangat berarti dan berharga untuk hidupmu??
Bagaimana cara u bersikap wajar menyikapi rasa ini??
Apakah hanya dengan diam dan menangis smuanya akan baik2 saja?
Tuhan,berikanlah kesempatan kepadaku,,kali ini,,berikanlah kekuatan kepadaku,,agar dapat mennjaga smua rasa dengan baik,, semoga kami bisa terus berbagi dalam kebahagiaan dan sedih,,dalam suka maupun duka..
Bersama ..
Selamanya..

Kamis, 25 November 2010

8 Tanda Anda Sudah Sehat!

Diposting oleh nuna di 22.32 0 komentar
KOMPAS.com — Ketika pergi ke rumah sakit, biasanya dokter akan mengeluarkan alat ukur. Mulai dari pengukur tekanan darah, detak jantung, sampai kadar gula. Dalam kondisi tertentu, dokter juga kerap memastikan kesehatan seseorang lewat berbagai tes di laboratorium.

Pada dasarnya ada angka atau patokan yang harus kita ingat dalam urusan kesehatan. Artinya, kita harus tahu berapa angka tekanan darah yang normal atau kadar kolesterol. Dengan tahu angka-angka ini, kita bisa menjaga diri sehingga tak perlu sampai kebablasan dan menanggung akibat yang jauh dari menyenangkan. Menurut para pakar, setidaknya Anda perlu mendapatkan delapan angka penting ini. Silakan dibaca dan dicamkan selalu!

1. Tekanan darah: 120/80
Menurut dr Arthur Tan, spesialis jantung dari Gleneagles Hospital, darah tinggi berpotensi menjadi pembunuh nomor satu di dunia di tahun 2020. Darah tinggi sering menyerang tanpa gejala. Oleh sebab itu, pemeriksaan tekanan darah rutin wajib hukumnya. Lakukan sebulan sekali dengan alat ukur digital pribadi, atau setahun dua kali oleh dokter.

Pastikan tekanan darah tidak lebih dari 120/80 mmhg. ”Paling tidak 10 di atas atau di bawah 120/80. Lebih atau kurang dari itu harus mendapat perawatan dokter,” jelas dr Wiwin Ristanto SpB, spesialis bedah dan kewanitaan RS Onkologi Surabaya.

2. Kolesterol: 2 banding 1
Menurut dr Johanes Chandrawinata, MND, SpGK, spesialis gizi klinis dari RS Melinda Bandung, apabila kadar kolesterol total kita di atas 200 mg/dL, itu disebut tinggi. Yang normal adalah jika di bawah 200 mg/dL. Dengan perhitungan, LDL (kolesterol buruk) di bawah 100 mg/dL dan HDL (kolesterol baik) di atas 45 mg/dL.

Singkatnya, perbandingan antara LDL dan HDL adalah 2:1. Semakin tinggi kadar HDL, semakin tinggi pula perlindungan terhadap penyakit jantung koroner.

3. Lingkar pinggang: kurang dari 80 cm
Bagi wanita dewasa, ukuran lingkar pinggang sebaiknya tak lebih dari 80 cm. Kalau di atas itu, artinya di bawah perut ada tumpukan lemak yang tak diperlukan, dan membuat kita kelebihan berat badan. Ada dua jenis penumpukan lemak di area perut: di bawah kulit dan di dalam organ. ”Yang berbahaya adalah jenis kedua karena dapat mempertinggi risiko diabetes tipe-2, hipertensi, fatty liver, stroke, dan penyakit jantung koroner,” tutur dr Johanes.

4. Inflamasi: di bawah 10.000
Inflamasi terjadi pada tubuh kita saat mengalami peradangan. Kita bisa mengetahui tingkat peradangan tubuh dengan mengukur kadar C-reactive protein (CRP) yang diproduksi oleh liver dan merupakan bagian dari sistem pertahanan tubuh.

Menurut dr Wiwin, CRP yang normal adalah di bawah 10.000. Ini artinya, risiko kita mendapat gangguan jantung rendah. Tingkat peradangan di atas 15.000 harus diterapi dan dicari sumbernya karena mungkin ada penyakit terpendam. Misalnya, gangguan sistem imunitas.

5. Vitamin D: minimal 30
Kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko gangguan hati, multiple sclerosis, gangguan imunitas, dan osteoporosis. Risiko osteoporosis ditentukan oleh gaya hidup, jenis kelamin, dan usia. Wanita lebih rentan mengalami kerapuhan tulang dibanding pria. Risiko bertambah ketika memasuki usia menopause.

Kita bisa mencegah osteoporosis dengan menabung kalsium sejak dini. Supaya penyerapan kalsium maksimal, tubuh kita perlu vitamin D. Demikian info dari National Institute of Health. Untuk mengetahui berapa kadar vitamin D kita, lakukanlah tes darah. Kadar vitamin D per hari yang direkomendasikan adalah lebih dari 30.

6. Gula darah: kurang dari 140
The Western Pacific Declaration on Diabetes menyebutkan, diabetes melitus (bukan turunan) sudah menjangkiti remaja dan anak-anak. Faktor penyebab utamanya adalah kegemukan. Semakin banyak jaringan lemak (terutama di perut), semakin resistan otot dan sel terhadap insulin. Dengan kata lain, kegemukan dapat menghambat kerja insulin sehingga gula darah naik.

Jadi, kita harus selalu menjaga agar kadar gula darah tetap normal. Masih menurut dr Johanes, tinggi atau rendahnya kadar gula darah tergantung pada kondisi kita saat diperiksa. Kadar gula darah normal setelah berpuasa selama 6-8 jam, adalah 70-100 mg/dL, sedangkan kadar gula darah 2 jam setelah makan yang normal adalah di bawah 140 mg/dL.

7. Kepadatan tulang: -2,5
Untuk mengetahui seberapa padat tulang kita, lakukan tes kepadatan tulang atau bone mass density (BMD). Dr Michael Triangto, SpOK, dari Slim+Health Sports Therapy mengatakan bahwa batasan osteoporosis adalah T-score -2,5. Jika nilainya lebih dari -2,5, berarti termasuk osteoporosis. Jika kurang, artinya osteopenia (sebelum masuk osteoporosis). Tes kepadatan tulang dianjurkan bagi wanita menopause, pernah patah tulang, punya riwayat keluarga osteoporosis, dan berstruktur tulang belakang tidak normal.

8. Denyut jantung istirahat: 60-80
Sehat atau tidaknya kondisi fisik kita bisa juga ditandai dengan denyut jantung saat istirahat (resting heart rate). Paling baik mengukur denyut jantung istirahat adalah ketika baru bangun tidur.

Caranya, tekan nadi di pergelangan tangan atau di leher di bawah rahang dengan jari telunjuk. Hitung denyutnya selama 15 detik, lalu hasilnya kalikan 4. Kata dr Wiwin, denyut jantung istirahat yang normal bagi wanita dewasa adalah 60-80 per menit. Jika denyut jantung istirahat seseorang melebihi batas, berarti jantungnya bekerja terlalu keras sehingga lebih berisiko mengalami serangan jantung atau stroke.

click to enlarge

(Prevention Indonesia/Lily Turangan)

Selasa, 16 November 2010

7 Pertimbangan Sebelum Operasi Caesar

Diposting oleh nuna di 19.11 0 komentar
KOMPAS.com - Banyak calon ibu yang saat ini memilih menjalani operasi Caesar untuk persalinannya, meskipun tidak mengalami problem selama kehamilan. Alasannya, sebagian karena takut sakit bisa harus melahirkan secara normal, sebagian lain karena menyesuaikan jadwal dokternya, dan sisanya agar dapat memilih tanggal cantik untuk kelahiran bayinya.
Padahal, operasi Caesar bukanlah prosedur main-main. Ada banyak risiko yang harus Anda terima ketika Anda menjalani prosedur ini. Karena itu, sebelum Anda memutuskan untuk menjalani operasi Caesar, pertimbangkan tujuh hal di bawah ini.

1. Caesar adalah operasi besar
Banyak orang mengira operasi Caesar adalah prosedur sederhana yang tidak memiliki faktor risiko yang besar. Padahal, persalinan secara Caesar membawa banyak risiko, dari infeksi, mengurangi fungsi usus, meningkatnya risiko hysterektomi, hingga gangguan berkemih akibat kerusakan kandung kemih.

2. Waktu pemulihannya lebih lama
Operasi Caesar juga sering digambarkan sebagai pilihan termudah. Namun, penyembuhan luka operasi dan rahim akan memakan waktu lebih lama ketimbang persalinan normal yang pemulihannya hanya butuh 6 minggu. Dalam beberapa minggu setelah persalinan, perempuan yang menjalani persalinan secara pembedahan sering merasakan ketidaknyamanan, nyeri, bahkan harus mengonsumsi obat-obatan pereda rasa sakit.

3. Waktu persalinannya tidak tepat
Hasil studi menunjukkan bahwa operasi Caesar yang dilakukan sebelum kehamilan 39 minggu bisa meningkatkan risiko kelahiran bayi prematur, dikarenakan ketidakakuratan dalam memprediksi tanggal kelahiran. Bayi yang dilahirkan pada usia kehamilan 37 minggu dua kali lipat menyebabkan komplikasi ketimbang mereka yang dilahirkan setelah kehamilan 39 minggu.

4. Bayi mengalami kesulitan bernafas
Sebuah studi yang digelar oleh The American Academy of Family Physicians tahun 2007 menunjukkan adanya peningkatan risiko kesulitan bernafas dan masa rawat lebih lama bagi bayi yang dilahirkan melalui operasi Caesar. Hal ini membuktikan bahwa dalam banyak kasus, bayi-bayi ini kemungkinan belum siap untuk lahir, dan hal itulah yang meningkatkan kecenderungan masalah pernafasan.

5. Meningkatnya masalah plasenta
Ibu yang pernah melahirkan secara Caesar akan meningkatkan risiko masalah plasenta pada kehamilan berikutnya. Salah satu kondisi paling berbahaya dalam masalah ini adalah Placenta Acretta. Saat itu, plasenta tumbuh ke dalam dinding rahim sehingga sering membutuhkan operasi histerektomi. Risiko ini meningkat dari 0,6 persen pada Caesar kedua, 2,1 persen pada Caesar ketiga, dan meningkat dengan setiap prosedur Caesar sesudahnya.

6. Lebih sedikit bakteri baik
Ketika Anda melahirkan secara normal, bayi akan terpapar bakteri baik yang hidup di dalam vagina Anda. Paparan terhadap bakteri ini merupakan proses penting dalam membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh si bayi. Sementara, bayi yang lahir secara pembedahan hanya terpapar sedikit bakteri baik yang ditemukan di rumah sakit dan pada kulit ibunya. Yang perlu diperhatikan justru adanya sisa infeksi bakteri staphylococcus dan Streptococcus pneumoniae, yang bisa menyebabkan pneumonia.

7. Bisa menyelamatkan nyawa bayi
Ketika kehamilan Anda mengalami masalah, operasi Caesar kadang-kadang diperlukan secara medis. Prosedur ini bahkan bisa menyelamatkan nyawa ibu dan bayinya. Kondisi yang membutuhkan prosedur Caesar antara lain placenta previa (plasenta menutup jalan lahir), cord prolapse (tali pusat mendahului bayi keluar dari rahim), dan bayi mengalami kesulitan untuk lahir.

Minggu, 14 November 2010

well

Diposting oleh nuna di 09.54 0 komentar
Mmm,,lama lama capek juga .. :(

Rabu, 10 November 2010

can't

Diposting oleh nuna di 16.50 0 komentar
When you miss someone so much
you can't even think of anything else.
Rite?!!!lebayy dehh.. :D

Selasa, 09 November 2010

isn't it?

Diposting oleh nuna di 17.32 0 komentar
It takes a special person
to make you cry
then laugh with tears
in your eyes
when you think about them.
It's love, isn't it?

....

Diposting oleh nuna di 12.42 0 komentar
Capek hati ..
Sll terulang ..
Kenapa?
Ayo na lebih sabar lagi yaa..
Ina pasti bisa..

:)

Minggu, 07 November 2010

dapatkah?

Diposting oleh nuna di 17.30 0 komentar
Terlukis kata dri sebuah perasaan hati
Menggambarkan smua rasa
yang ada..
Dapatkah kamu membacanya,tanpa harus kukatakan..
Tercurah tangis di pipi..
Sebagai arti,entah itu dari kesedihan..
Ataupun itu kebahagiaan..
Dapatkah kau merasakannya?
Dapatkah kau menerimanya..,?
Sayangku..

Kamis, 04 November 2010

haruskah ada kata perceraian?

Diposting oleh nuna di 17.38 0 komentar
Semua pasangan pasti menginginkan pernikahannya bahagia dan langgeng seumur

hidup. Namun kenyataannya setelah beberapa tahun menikah, nampaknya semua

harapan tersebut hancur berantakan dan perceraian pun berada di ambang mata.

Yang lebih membingungkan, Anda sendiri mungkin tidak tahu apa alasan sebenarnya

yang menjadikan kehidupan perkawinan Anda tersebut hancur berantakan.

Saat Anda mencoba untuk menyembuhkan rasa sakit hati dan menentukan apa yang

harus dilakukan, mungkin Anda melihat perceraian sebagai jalan keluar yang

tepat. Jalan tersebut mungkin Anda ambil setelah berpikir segala macam hal

seperti "Anda menikah dengan orang yang salah", "Anda merasa terlalu muda saat

menikah", "Anda tidak pernah benar-benar mencintai pasangan Anda", "Pasangan

Anda kurang komunikasi", maupun alasan-alasan lainnya yang membuat Anda merasa

tidak ada jalan lain lagi.

Namun hati-hati, jangan sampai Anda mengambil keputusan saat sedang berada dalam

pikiran yang kalut atau emosi, karena bisa jadi Anda akan menyesalinya kemudian

hari nanti. Sebelum mengambil keputusan yang sangat penting bagi Anda dan

seluruh keluarga, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut agar Anda tidak salah

mengambil langkah dan siap menghadapi tantangan hidup pasca perceraian.

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa sebenarnya pernikahan yang berakhir

dengan perceraian umumnya memiliki tingkat kebahagiaan dan konflik yang

menengah, dengan skala 6 dari 10. Dengan kata lain, secara fisik maupun

emosional sebenarnya cukup layak untuk dipertahankan asalkan dapat meningkatkan

kualitas pernikahan mereka dengan mengubah beberapa hal yang kecil dan mendasar,

serta mengusahakannya bersama-sama.

Harapan hidup pada orang-orang yang bercerai lebih rendah dibandingkan dengan

orang-orang yang melajang maupun yang telah menikah. Justru orang-orang yang

berada dalam ikatan pernikahan mempunyai harapan hidup yang paling panjang.

Penelitian lain mengungkapkan bahwa pasangan yang sebenarnya tidak senang dengan

kehidupan perkawinannya saat ini, cenderung akan mendapatkan kebahagiaan dalam

waktu lima tahun mendatang dibandingkan dengan kesedihan yang mereka dapatkan

jika melakukan perceraian.

Perceraian ternyata berdampak buruk pada kesehatan, baik fisik maupun mental.

Orang-orang yang didiagnosis kanker lebih mungkin pulih saat mereka masih

menikah dibandingkan jika mereka bercerai. Selain itu biasanya pasangan yang

bercerai mengalami penurunan mental seperti depresi, penerimaan diri,

menghambat pengembangan kepribadian serta merusak hubungan positif dengan orang

lain, terutama pada wanita. Hal ini menunjukkan bahwa trauma emosional pasca

perceraian memiliki dampak pada kesehatan tubuh juga mental.

Seringkali perceraian dianggap sebagai jalan untuk mengakhiri pertempuran dan

membereskan masalah, serta menjadikan pernikahan berikutnya sebagai obat

penyembuh luka. Namun ternyata hal tersebut tidak selamanya benar, karena

pernikahan berikutnya yang dilakukan setelah perceraian memiliki resiko yang

lebih tinggi untuk bercerai dibandingkan pernikahan pertama. Faktor-faktor yang

menyebabkan perceraian pertama akan terus menghantui pada pernikahan berikutnya,

sehingga nantinya Anda akan berusaha untuk menghindar dan seolah dikejar-kejar

oleh hal-hal tersebut.

Perceraian juga akan menyebabkan hubungan yang buruk antara orangtua dan anak.

Namun yang lebih mengkhawatirkan lagi, anak-anak dari keluarga broken home

lebih banyak yang memiliki kelakuan menyimpang dan berpotensi menjadi kriminal

karena kehilangan salah satu sosok orangtua, baik ayah maupun ibu. Selain itu,

mereka juga biasanya terpuruk dalam hal akademis di sekolah dan tertinggal dari

teman-temannya yang berasal dari keluarga harmonis.

sumber :

http://travelerguideandlifestyle.blogspot.com/2010/08/haruskah-ada-kata-perceraian.html

Salam-

everyday i luv u :*

Diposting oleh nuna di 15.33 0 komentar
Seperti inilah cinta..
Tergantung bagaimana cara seseorang memaknainya
Tergantung bagaimana cara kita menyikapinya
Sungguh ajaib
Kali ini sungguh banyak skali ujian dan kesabaran..
Apa ini karma?karna dulu aku pernah nyuekin,jutekin ..
Skrg malah aku yg sperti ini...Sampai kadang,,aku hrs ngusap2 dada,,tepuk dahi *bukan tepuk nyamuk,,geleng2 *bukan lg dugem yahh.. ,,kesel bin sebel pake bumbu ngedumel,,sama smua sikap ajaib sayangku ini..hihihihihi..
Sayaang sayaang..*laughing..
Ini caramu atau ini caraku atau ini cara kita..
Untuk saling mengenal,u saling mengerti,,untuk saling memahami..
Sungguh unik rasanya..
Jika kita menyikapi smuanya dengan sisi yg positif,,dengan bersabar,,dengan tulus...
Inilah sdkt perjalanan ,bumbu, dan warna warni kisah kami..
Dan aku cm bs bilang.. -everyday I luv u- :*

Rabu, 03 November 2010

semoga lancar seterusnya..

Diposting oleh nuna di 16.47 0 komentar
Luv today' tadaaa didaa didduu..
Hari ini dikasih surprise menggemberikan..
Yahh walopun bru setengah perjalanan..
pinca+kasi ud kasih izin..melalui surat ke hcd + cabang tujuan..
G nyangka..
Alhamdulilahh alhamdulilahh..
Kasi bilang ' na aku udah gda peer lagi ya !! (Makasih bnyk pak :)
Terimakasih karena sll mendekatkanku dengan org2 yg baik dan lingkungan yg baik..
Senengnyaa hari ini.. Mmm gmn selanjutnya?smg sbntr lagi ad jawabannya dan..
semoga lancar seterusnyaa..
Amin :)

Senin, 01 November 2010

pernahkah?

Diposting oleh nuna di 16.31 0 komentar
Pernahkah kau merasa sedih..?
Rasanya seperti kehilangan sesuatu yg paling berharga dari hidupmu?
Kamu g bs merasakan apapun,kehilangan smua rasa,g enak makan,gbs berfikir,bertingkah aneh,ketakutan,,dan terus menangis..
Pernahkah kau merasa seperti itu kawan?
Kehilangan semangat,kehilangan keceriaan,ataupun kehilangan senyuman..kehilangan sinar yg mnerangi hari dan jiwamu untuk ttp menjalani hari2 gelapmu,,perassaan yg sll membuatmu bersemangat..rasanya tidak mengenakkan bukan?..
Dan pernahkah kau merasakan sesuatu,seperti takut kehilangan,,ataupun takut ditinggalkan seseorang yg kamu sayangi?sesorang yg kamu cintai lebih dari apapun?seseorang yg sangat berarti dan berharga untuk hidupmu??
Bagaimana cara u bersikap wajar menyikapi rasa ini??
Apakah hanya dengan diam dan menangis smuanya akan baik2 saja?
Tuhan,berikanlah kesempatan kepadaku,,kali ini,,berikanlah kekuatan kepadaku,,agar dapat mennjaga smua rasa dengan baik,, semoga kami bisa terus berbagi dalam kebahagiaan dan sedih,,dalam suka maupun duka..
Bersama ..
Selamanya..

Our Journey Begins....

Daisypath Anniversary tickers