Halaman

Rabu, 01 Agustus 2012

mencoba BABY TEST nya ONE MED

Berawal dari membaca blognya calon Bunda tentang review Baby testnya One med,, akhirnya aku mencoba untuk mencari Baby test,dimulai dari googling,mencari ke century (gak ada ternyata disana) adanya alat test kesuburuan dengan merk lain..dasar aku yang kekeuh sumekeuh mesti kudu pake baby testnya one med..tanpa putus asa, terus mencari,,googling sampe ke pabriknya di surabaya..tetep nihil belum bisa beli,,masih terus nyarii kemana lagi yang jual dan pada akhirnya ngobrol sama temen yang punya temen di surabaya,,akhirnya titip beli sama temennya temen yang tinggal di surabaya..sekitar bulan april kalo g salah(beberapa bulan yang lalu).

dan pada akhirnya baru hari ini aku coba pake.. penasaran..
dan haasilnya..aku kira negatif tapi ko ternyata ada baris samar kedua di sebelahnya

Hari ke 9 = positif samar

langsung sms suami tentang hal ini,

nah lohhh ko? bukannya hari ke 12 atau 14 yahh masa subur itu..
coba lagi besok ..kita coba gmn hasilnya besok yaa..

Selasa, 10 Juli 2012

dilema seorang ibu

Bekerja atau tinggal di rumah, ini sering menjadi dilema dan keputusan yang terkadang sulit dipilih seorang ibu. Karena khawatir anak tidak terurus dengan baik, maka sebagian besar ibu memutuskan tinggal di rumah.

Sebaliknya, sebuah studi oleh American Psyichological Association menunjukkan, ibu yang bekerja sebenarnya orang-orang yang lebih baik membesarkan anak-anak mereka ketimbang yang tinggal di rumah.

Studi ini juga melaporkan bahwa ibu yang bekerja, kesehatannya lebih baik. Sedangkan ibu yang bekerja di rumah dan harus mengurus segala sesuatunya memiliki tingkat depresi yang lebih tinggi.

Berikut beberapa pendapat para wanita India terhadap hasil studi ini yang dikutip dari Timesofindia, Senin (9/7).

Tidak benar

Ibu yang memutuskan tinggal di rumah tidak benar kalau harus melepaskan ambisi dan keinginan demi mengurus anak mereka. Aktris Manini Mishra misalnya, mengatakan ibu yang tinggal di rumah pada dasarnya berkonstribusi sebanyak seorang ibu yang bekerja.

Benar, perempuan multi-tasking.
Perempuan dikenal sebagai mahluk multi-tasking. Aktris Poonam Dhillon mengatakan wanita yang bekerja selalu lebih mampu dan multi-tasking serta menghabiskan waktu yang berkualitas dengan anak-anak mereka. "Ini memberikan kontribusi untuk pengembangan keseluruhan aspek pada anak," ujarnya.

SOS Mommy

Aktris Smita Jaykar merasa bahwa tinggal di rumah membuat anak-anak mereka tergantung pada mereka untuk semuanya. Menurutnya, tinggal di rumah cenderung membuat anak-anak merasa kemerdekaan mereka direnggut. Smita melihat anak-anaknya jauh lebih mandiri daripada kebanyakan anak-anak usia mereka.

Tidak berlaku disemua tempat

Beberapa orang berpendapat bahwa studi yang dilakukan di luar negeri ini tidak ada relevansinya di India. Aktris Renuka Shahane menekankan pada aspek kesehatan.

"Studi ini tidak berlaku bagi para wanita India. Di sini, wanita bekerja atau tidak, tingkat stressnya sama saja. Di Barat, wanita bekerja ketika pulang di rumah bisa santai, tapi kalau di India begitu pulang ke rumah harus menangani banyak hal, itu yang menyebabkan stres," jelasnya.

Kerja adalah kebahagiaan

Kebahagiaan pribadi selalu merupakan kekuatan pendorong saat mengambil keputusan penting. Aktris Majari Phadnis mengatakan para ibu yang tinggal di rumah pusat kehidupan mereka, cenderung disekitar anak-anak mereka. Disisi lain, ibu bekerja dan di rumah sama baiknya. Bila keduanya bisa dikelola dengan baik akan memberikan rasa keberhasilan.

Tidak perlu dikhawatirkan

Pembuat film Chitra Palekar merasa bahwa kedua hal ini tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Ibu bekerja atau hanya di rumah sama baiknya. Selama Anda senang dan bisa memberikan ruang kepada anak, maka disaat itu pula Anda memberikan kontribusi pada pertumbuhan anak Anda.

Rabu, 01 Agustus 2012

mencoba BABY TEST nya ONE MED

Diposting oleh nuna di 10.50 0 komentar
Berawal dari membaca blognya calon Bunda tentang review Baby testnya One med,, akhirnya aku mencoba untuk mencari Baby test,dimulai dari googling,mencari ke century (gak ada ternyata disana) adanya alat test kesuburuan dengan merk lain..dasar aku yang kekeuh sumekeuh mesti kudu pake baby testnya one med..tanpa putus asa, terus mencari,,googling sampe ke pabriknya di surabaya..tetep nihil belum bisa beli,,masih terus nyarii kemana lagi yang jual dan pada akhirnya ngobrol sama temen yang punya temen di surabaya,,akhirnya titip beli sama temennya temen yang tinggal di surabaya..sekitar bulan april kalo g salah(beberapa bulan yang lalu).

dan pada akhirnya baru hari ini aku coba pake.. penasaran..
dan haasilnya..aku kira negatif tapi ko ternyata ada baris samar kedua di sebelahnya

Hari ke 9 = positif samar

langsung sms suami tentang hal ini,

nah lohhh ko? bukannya hari ke 12 atau 14 yahh masa subur itu..
coba lagi besok ..kita coba gmn hasilnya besok yaa..

Selasa, 10 Juli 2012

dilema seorang ibu

Diposting oleh nuna di 17.00 0 komentar
Bekerja atau tinggal di rumah, ini sering menjadi dilema dan keputusan yang terkadang sulit dipilih seorang ibu. Karena khawatir anak tidak terurus dengan baik, maka sebagian besar ibu memutuskan tinggal di rumah.

Sebaliknya, sebuah studi oleh American Psyichological Association menunjukkan, ibu yang bekerja sebenarnya orang-orang yang lebih baik membesarkan anak-anak mereka ketimbang yang tinggal di rumah.

Studi ini juga melaporkan bahwa ibu yang bekerja, kesehatannya lebih baik. Sedangkan ibu yang bekerja di rumah dan harus mengurus segala sesuatunya memiliki tingkat depresi yang lebih tinggi.

Berikut beberapa pendapat para wanita India terhadap hasil studi ini yang dikutip dari Timesofindia, Senin (9/7).

Tidak benar

Ibu yang memutuskan tinggal di rumah tidak benar kalau harus melepaskan ambisi dan keinginan demi mengurus anak mereka. Aktris Manini Mishra misalnya, mengatakan ibu yang tinggal di rumah pada dasarnya berkonstribusi sebanyak seorang ibu yang bekerja.

Benar, perempuan multi-tasking.
Perempuan dikenal sebagai mahluk multi-tasking. Aktris Poonam Dhillon mengatakan wanita yang bekerja selalu lebih mampu dan multi-tasking serta menghabiskan waktu yang berkualitas dengan anak-anak mereka. "Ini memberikan kontribusi untuk pengembangan keseluruhan aspek pada anak," ujarnya.

SOS Mommy

Aktris Smita Jaykar merasa bahwa tinggal di rumah membuat anak-anak mereka tergantung pada mereka untuk semuanya. Menurutnya, tinggal di rumah cenderung membuat anak-anak merasa kemerdekaan mereka direnggut. Smita melihat anak-anaknya jauh lebih mandiri daripada kebanyakan anak-anak usia mereka.

Tidak berlaku disemua tempat

Beberapa orang berpendapat bahwa studi yang dilakukan di luar negeri ini tidak ada relevansinya di India. Aktris Renuka Shahane menekankan pada aspek kesehatan.

"Studi ini tidak berlaku bagi para wanita India. Di sini, wanita bekerja atau tidak, tingkat stressnya sama saja. Di Barat, wanita bekerja ketika pulang di rumah bisa santai, tapi kalau di India begitu pulang ke rumah harus menangani banyak hal, itu yang menyebabkan stres," jelasnya.

Kerja adalah kebahagiaan

Kebahagiaan pribadi selalu merupakan kekuatan pendorong saat mengambil keputusan penting. Aktris Majari Phadnis mengatakan para ibu yang tinggal di rumah pusat kehidupan mereka, cenderung disekitar anak-anak mereka. Disisi lain, ibu bekerja dan di rumah sama baiknya. Bila keduanya bisa dikelola dengan baik akan memberikan rasa keberhasilan.

Tidak perlu dikhawatirkan

Pembuat film Chitra Palekar merasa bahwa kedua hal ini tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Ibu bekerja atau hanya di rumah sama baiknya. Selama Anda senang dan bisa memberikan ruang kepada anak, maka disaat itu pula Anda memberikan kontribusi pada pertumbuhan anak Anda.

Our Journey Begins....

Daisypath Anniversary tickers